Internship di BBM: Apa Kata Mereka?

internship-limbo

Sejak akhir 2018, BBM kantor Jakarta membuka kesempatan bagi mahasiswa tingkat akhir dan baru lulus untuk mendapatkan pengalaman kerja di BBM dalam program internship. BBM membuka kesempatan internship di berbagai divisi, dari marketing, finance, human resources hingga engineer.

Magang di BBM memberikan akses kepada staf intern untuk belajar langsung dan mendapatkan bimbingan dari berbagai pimpinan yang telah berpengalaman di bidangnya. Berikut cerita dari mereka tentang serunya internship di BBM:

Laurencia Bernadette Yokung (21), mahasiswa tingkat akhir Universitas Pelita Harapan mendapatkan kepercayaan untuk membantu tim Product Marketing dalam project Group War, salah satu fitur unggulan BBM di 2019. Lauren mendapatkan pengalaman berharga ini sebagai staf intern BBM.

internship adalah salah satu hal penting bagi mahasiswa tingkat akhir ataupun baru lulus untuk mendapatkan pengalaman kerja. Sebagai pengalaman pertama bekerja di sebuah perusahaan, seorang intern akan mendapatkan skill dan pengalaman yang berharga.

Keputusan Lauren untuk bergabung dengan BBM sangat tepat, karena di BBM ia bisa belajar banyak hal, mulai membantu mempersiapkan marketing sebuah produk secara end-to-end, hingga soft skill seperti bagaimana melakukan komunikasi lintas departemen sehingga membuat kerja di BBM sangat konstruktif, transparan dan efisien.

“Saya bersyukur saya dikelilingi oleh rekan-rekan kerja yang mau meluangkan waktunya untuk membantu saya dan menciptakan suasana yang nyaman untuk saya bisa belajar dan bekerja sebagai seorang Intern,” kata perempuan asli Surabaya, Jawa Timur ini.

Hal yang sama dirasakan Dassa Putra Bagaskara (22), mahasiswa fresh graduate Universitas Pancasila, Jakarta. Walaupun BBM perusahaan multinasional yang beroperasi di seluruh dunia, namun memiliki basis startup yang cukup kuat.  

Di BBM, Dassa bekerja di divisi marketing dan membantu tim untuk merencanakan, mengeksekusi, dan mengevaluasi berbagai kegiatan marketing BBM. Dassa dikelilingi oleh tim dengan jiwa milenial sehingga membuatnya mudah berbaur dan merasa nyaman melakukan internship di BBM.

“Lingkungan kerja BBM yang berjiwa milenial dan berbasis startup membuat saya banyak belajar di sini. Saya dapat bertanya dan mendapatkan pengetahuan dan arahan langsung dengan orang di berbagai level, dari Staff hingga Chief,” katanya.

Dendy Suprihadi (23) bergabung sebagai internship full-stack engineer pada November 2018 lalu. Sebagai engineer, Dendy bertanggung jawab mengelola website perusahaan, mengembangkan fiturnya dan memperbaiki bug jika ada.

Dengan budaya kerja BBM seperti agile development dan pair programming, Dendy dapat bekerja dengan nyaman namun tetap dapat menyelesaikan pekerjaan secara tepat waktu. “Suasana kerja di BBM membuat karyawan terus produktif,” katanya.

Marsya Khairunnisa (22) fresh graduate psikologi Universitas Gunadarma, sangat senang dapat bergabung dengan divisi Human Resources BBM. Sebagai perusahaan besar, BBM memperhatikan hal-hal kecil namun bermanfaat bagi para karyawan, seperti sarapan gratis setiap pagi, cemilan yang tersedia di ruang break-out, hingga kegiatan karyawan selepas kantor seperti Yoga.

“Sebagai internship HR, tugas saya membantu proses awal perekrutan karyawan. Dengan berbagai fasilitas dan budaya BBM ini membantu saya untuk mencari kandidat karyawan BBM, terutama milenial. Karyawan milenial sangat memperhatikan berbagai fasilitas dan budaya kerja perusahaan, dan BBM sangat cocok bagi tempat kerja para milenial,” tutupnya.

Tertarik untuk bergabung dengan BBM seperti mereka? Cek di careers.bbm.com untuk melihat kesempatan yang tersedia.